Sambas Surplus 60 Ribu Ton Beras, Siap Ekspor ke Malaysia

9 April 2026 13:35 WIB
Bupati Sambas, Satono memberi sambutan di kegiatan Seminar Internasional dan Upgrading Dai, Rabu (8/4/2026). Di kesempatan itu, ia menyampaikan Sambas surplus beras mencapai 60 ton dan siap diekspor ke negara tetangga Malaysia. (Insidepontianak.com/ Antonia Sentia).

SAMBAS, insidepontianak.com – Kabupaten Sambas mencatatkan surplus beras sekitar 60 ribu ton. Kelebihan produksi itu disiapkan untuk ekspor ke negara tetangga Malaysia.

Bupati Sambas, Satono, menyebut surplus beras yang berhasil diraih menjadi kekuatan daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi petani lokal.

“Kita mungkin tidak punya minyak, tapi kita kuat di pangan. Kalau pangan tercukupi, masyarakat bisa bertahan dan sejahtera,” ujarnya dalam Seminar Internasional Dai, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, tahun lalu, 2025, produksi beras Sambas mencapai sekitar 121 ribu ton. Sementara kebutuhan masyarakat berada di kisaran 56 hingga 60 ribu ton.

“Artinya, kita punya surplus sekitar 60 ribu ton,” jelasnya.

Capaian ini menunjukkan besarnya potensi sektor pertanian di Sambas. Tidak hanya padi, tetapi juga perikanan, perkebunan, dan peternakan.

Ke depan, pemerintah daerah menargetkan peningkatan produksi lebih tinggi. Salah satunya dengan menaikkan indeks pertanaman padi dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.

“Kalau ini tercapai, produksi beras bisa melonjak signifikan,” katanya penuh optimis.

Untuk mencapai target itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengoptimalkan potensi pertanian yang ada.

“Semoga upaya ini membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya.***

 


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar