Menteri Sarawak Kunjungi Sambas, Puji Modernisasi Pertanian dan Rencana Impor 1 Juta Ton Beras
SAMBAS, insidepontianak.com – Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Malaysia, Dato Sri Stephen Rundi Anak Utom, bersama rombongan pengusaha beras meninjau langsung proses panen padi di Desa Sabaran, Kecamatan Jawai Selatan, Rabu (8/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Stephen Rundi didampingi oleh Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi. Rombongan menyaksikan langsung kondisi lahan pertanian yang luas serta proses panen yang sudah menggunakan teknologi modern berupa mesin combine harvester.
Penggunaan mesin ini dinilai sangat efektif karena mampu mempercepat pekerjaan sekaligus menjaga kualitas gabah tetap baik.
“Saya salut dengan proses panen padi di Kabupaten Sambas. Ternyata sudah bertransformasi lebih modern dengan penggunaan mesin. Lahannya luas dan gabahnya juga berkualitas,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Heroaldi menjelaskan bahwa kegiatan panen saat ini juga didukung penuh oleh Perum Bulog yang hadir langsung menyerap hasil produksi petani.
“Kita bersyukur hasil panen cukup baik. Hari ini Bulog telah menyerap sekitar 51 ton gabah petani dengan harga yang menguntungkan, yaitu Rp6.500 per kilogram,” ujar Heroaldi.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas kunjungan resmi tersebut yang menandakan hubungan baik kedua wilayah terus terjalin erat.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rencana besar kerja sama ekonomi antara Sarawak dan Kabupaten Sambas. Diketahui, pihak Sarawak berencana membeli gabah dari petani Sambas sebanyak 1 juta ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan beras di wilayah mereka.
Dengan potensi surplus beras yang dimiliki Sambas, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan keuntungan berlipat ganda bagi petani dan perekonomian daerah. (*)
Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment