Luas Wilayah Jadi Tantangan Perekrutan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Landak
LANDAK, Insidepontianak.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Landak menghadapi tantangan dalam perekrutan petugas Sensus Ekonomi 2026. Luas wilayah serta jarak antar desa yang cukup jauh membuat tidak semua calon petugas bersedia bekerja lintas wilayah.
Kepala BPS Kabupaten Landak, Fahmi Ali Hasyim Juliansyah, mengatakan saat ini tahapan perekrutan petugas menjadi proses yang paling intens dilakukan. BPS Landak membutuhkan sekitar 350 petugas untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Sekarang yang lagi berjalan intens yaitu tahapan perekrutan petugas. Minggu ini sudah tahap finalisasi dan nanti akan diumumkan,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Menurut Fahmi, proses perekrutan membutuhkan upaya ekstra karena kondisi geografis Kabupaten Landak yang luas dengan akses antarwilayah yang tidak mudah.
Ia menjelaskan, salah satu kendala utama adalah tidak semua calon petugas bersedia bekerja di luar desa tempat tinggal mereka.
“Petugas yang ada itu hitungannya tidak per desa, tapi dalam satu kecamatan. Jadi ada beberapa wilayah yang oleh petugas harus lintas desa,” katanya.
Namun, kondisi tersebut tidak selalu mudah diterima para pendaftar. Beberapa calon petugas mengaku keberatan ketika harus menjangkau desa lain karena jarak tempuh yang jauh dan akses yang cukup sulit.
“Ada orang yang mau, tapi ada keterbatasan. Misalnya mereka bilang hanya bisa kerja di desanya sendiri, kalau ke desa lain agak keberatan,” ujarnya.
Selain persoalan wilayah kerja, BPS juga sempat mengalami kekurangan jumlah pendaftar di beberapa kecamatan. Dalam beberapa kebutuhan formasi, jumlah pelamar tidak langsung memenuhi kuota yang dibutuhkan.
“Kita butuh misalnya 10 orang, yang daftar baru enam atau tujuh. Nah, mencari kekurangannya ini juga tidak mudah,” kata Fahmi.
BPS Landak juga mengutamakan petugas minimal lulusan SMA agar kualitas pendataan di lapangan dapat berjalan lebih baik.
“Kita berharap dengan pendidikan yang lebih baik, mereka bisa menggali informasi dari masyarakat dengan lebih baik dan berkualitas,” tuturnya.
Meski menghadapi sejumlah kendala, Fahmi memastikan kebutuhan petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Landak kini telah terpenuhi dan sudah memasuki tahap finalisasi sebelum pengumuman resmi dilakukan minggu ini.
Berdasarkan jadwal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pengisian kuesioner secara daring dilakukan pada Mei hingga Agustus 2026, sedangkan pendataan lapangan secara door to door dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment