Nahas! Remaja di Mokuk Tewas Tersengat Listrik saat Mencuci Baju

25 Februari 2026 16:18 WIB
Foto: insidepontianak.com -- Suasana di rumah duka korban GS (16) di Dusun Bidangan, Desa Serambi Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau. (Ist)

SANGGAU, insidepontianak.com -- Seorang remaja perempuan, berinisal GS (16), tewas tersengat listrik saat hendak menggunakan mesin cuci untuk mengeringkan baju sekolahnya.

Peristiwa nahas itu terjadi di rumah korban di Dusun Bidangan, Desa Serambi Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau pada Selasa (24/2/2026) petang.

Ibu korban, YI menceritakan, saat itu korban tengah mencuci pakaian sekolahnya secara manual di rumah. Usai mencuci, korban bermaksud mengeringkan pakaian menggunakan mesin cuci. 

Saat korban hendak mencabut steker kulkas dari terminal listrik, korban diduga tersengat arus listrik. Sengatan tersebut menyebabkan korban terjatuh dan tidak sadarkan diri di lantai.

"Saat saya menolong anak saya, sisa sengatan listrik masih terasa dari tubuh anak saya," kata ibu korban YI.

YI juga mendapati tangan korban masih memegang terminal listrik dalam kondisi basah dan terdapat sisa busa sabun. Warga sekitar sempat dimintai bantuan sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Hasil pemeriksaan oleh dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Sementara itu, Kapolsek Mukok, AKP Ambril mengungkapkan polisi menemukan terminal listrik yang digunakan korban dalam kondisi rusak, dengan bagian samping berlubang. Selain itu, kabel yang digunakan diduga tidak memenuhi standar keamanan.

Pemeriksaan terhadap tubuh korban menunjukkan adanya luka akibat sengatan listrik, seperti pengelupasan kulit pada telapak tangan kanan, perubahan warna kebiruan pada leher, serta luka di bagian wajah.

AKP Ambril mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan listrik di rumah tangga. Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak saat menggunakan peralatan listrik, penggunaan kabel berstandar SNI, serta memastikan kondisi peralatan listrik tetap kering dan aman.

"Peristiwa ini tentunya jadi pelajaran bagi kita semua. Kewaspadaan saat menggunakan barang elektronik harus diperhatikan. Segera lapor ke pihak terkait apabila menemukan instalasi listrik yang rusak atau berpotensi membahayakan," himbaunya. (*)


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar