Validasi Gerbang Asa Pangkas Data Anak Putus Sekolah di Landak dari 10 Ribu Menjadi 7 Ribu

28 Juli 2026 16:38 WIB
Ilustrasi - siswa/siswi SD di Kabupaten Landak/IST

LANDAK, Insidepontianak.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Landak mulai memverifikasi data anak putus sekolah sebagai tindak lanjut program Gerbang Asa.

Hasil validasi sementara menunjukkan jumlah anak yang masuk dalam data awal lebih dari 10 ribu orang kini berkurang menjadi sekitar 7 ribu setelah ditemukan sejumlah data yang tidak sesuai.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, Samsul Bahri, mengatakan proses validasi dilakukan bersama sekolah, pemerintah desa, dan kecamatan sesuai arahan Bupati Landak.

Selain menerbitkan surat edaran kepada kepala desa melalui camat, pemerintah juga telah membentuk tim tingkat kabupaten untuk mempercepat pendataan.

"Data anak putus sekolah yang sebelumnya sekitar 10 ribu lebih itu perlu divalidasi. Sampai saat ini sudah tervalidasi 2.000 lebih, sehingga angka data kita sudah berkurang sekitar 7.000 lebih. Ini masih akan kita lanjutkan sampai benar-benar 100 persen valid," kata Samsul, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, data tersebut terdiri atas tiga kategori, yakni anak yang putus sekolah (drop out), anak yang tidak melanjutkan pendidikan, dan anak yang belum pernah bersekolah.

Menurutnya, sebagian data berpotensi tidak sesuai karena belum terhubung dengan data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

"Kita menunggu data-data, baik dari kepala desa, kecamatan, untuk menyampaikan, mungkin mereka sudah dapat data anak-anak kita yang putus sekolah. Data-data real," ucapnya.

Sejauh ini, Dinas Pendidikan juga telah menerima dua laporan anak yang membutuhkan penanganan. Satu anak di Kecamatan Menjalin langsung diarahkan masuk asrama untuk kembali bersekolah melalui dukungan pemerintah daerah, sementara satu anak lainnya diarahkan mengikuti pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

"Baru dua yang masuk. Langsung kita arahkan ke Maniamas. Sesuai arahan Bupati, langsung kita asramakan," pungkasnya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar