Buaya Raksasa 4,6 Meter Ditangkap Warga Sange Mangge Sambas Hanya Bermodal Tali Tambang

20 Mei 2026 15:00 WIB
Warga Sange Mangge Desa Teluk Kembang, Kecamatan Teluk Keramat berhasil menangkap buaya berukuran raksasa, Rabu (20/5/2026)

SAMBAS, insidepontianak.com – Seekor buaya besar berukuran 4,6 meter dengan bobot diperkirakan mencapai 500 kilogram berhasil ditangkap warga di Dusun Sange Mangge, Desa Teluk Kembang, Kabupaten Sambas, Rabu (20/5/2026). 

Penangkapan buaya tersebut dilakukan secara gotong royong oleh warga dan pemuda setempat menggunakan alat sederhana berupa tali tambang.

Kepala Dusun Sange Mangge, Rudi, mengatakan proses penangkapan dilakukan pada dini hari sekitar pukul 00.04 WIB dengan memasang jerat menggunakan tali tanpa alat besi.

“Penangkapan dilakukan dengan cara sederhana, hanya menggunakan tali tambang milik warga. Tidak menggunakan alat besi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, umpan yang dipasang diperkirakan dimakan buaya sekitar pukul 00.30 WIB. Setelah itu, warga langsung melakukan evakuasi dan penarikan menggunakan tali.

“Awalnya sekitar tujuh orang menarik tali sambil mencari tambahan alat bantu. Setelah dapat tali lagi, kami pasang kembali jerat dan dimasukkan ke mulut buaya,” katanya.

Rudi menambahkan, saat proses penarikan berlangsung, tiga warga dari Semantir datang membantu bersama para pemuda yang berjaga semalaman hingga siang hari. Berkat kerja sama tersebut, buaya akhirnya berhasil dinaikkan ke darat tanpa menimbulkan korban jiwa.

“Alhamdulillah penangkapan berjalan aman dan tidak memakan korban. Masyarakat juga merasa lebih tenang karena buaya sudah berhasil diamankan,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh proses penangkapan dilakukan secara swadaya oleh warga. Tali tambang hingga konsumsi untuk para relawan disiapkan bersama tanpa bantuan pihak luar.

“Ini murni kesadaran warga dan pemuda. Semua dilakukan gotong royong sampai pagi tadi,” ujarnya.

Rudi memastikan kondisi buaya masih hidup dan tidak mengalami luka maupun cacat karena proses penangkapan dilakukan dengan hati-hati tanpa melukai satwa tersebut.

“Buayanya masih hidup dan aman, tidak cacat sedikit pun karena kami menangkapnya dengan cara sederhana,” katanya.

Ia juga mengaku telah menghubungi pihak Perikanan dan Kelautan serta Balai di Pontianak sekitar pukul 01.00 WIB. Rencananya, buaya tersebut akan dibawa ke Pontianak untuk penanganan lebih lanjut.

Rudi menyebut, kemunculan buaya di Sungai Sange Mangge sebenarnya sudah lama meresahkan warga. Bahkan masyarakat menduga jumlah buaya di kawasan tersebut lebih dari satu ekor.

“Yang sering masuk ke wilayah kampung memang satu ekor ini, tapi warga pernah melihat lebih dari satu. Karena itu plang peringatan adanya buaya tetap dipasang dan tidak pernah dicopot,” pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar