Syamsul Jahidin Dilaporkan Ormas, Kuasa Hukum Bupati Melawi: Reaksi Publik Ada Pemicunya

24 Juli 2026 18:18 WIB
Kuasa Hukum Bupati Melawi, Khairul Atma. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Polemik antara pengacara Syamsul Jahidin dan Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa, memasuki babak baru.

Syamsul dilaporkan ke polisi oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) atas dugaan penghinaan.

Unggahannya di media sosial dinilai menyinggung Bupati serta memicu reaksi dari berbagai elemen masyarakat.

Kuasa Hukum Bupati Melawi, Khairul Atma, menilai reaksi publik tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan bentuk respons atas pernyataan tendensius di ruang publik.

"Reaksi warga dan ormas itu tidak mungkin ada kalau tidak ada pemicu awalnya," ujar Khairul Atma, Jumat (24/7/2026).

Ia pun mengajak agar persoalan ini dilihat secara menyeluruh sejak awal. Penyampaian pendapat di ruang publik harus bertanggung jawab.

Adapun perselisihan ini bermula saat Syamsul Jahidin melaporkan Bupati Melawi ke Mabes Polri atas dugaan penyalahgunaan kewenangan dan tindak pidana korupsi.

Namun di saat bersamaan, sejumlah unggahan Syamsul di media sosial yang berisi kata-kata bernada kasar memicu gelombang protes.

Tuntutan agar Syamsul menyampaikan permohonan maaf sempat disuarakan warga, tetapi tak kunjung direspons.

Alhasil, ratusan orang yang tergabung dalam aliansi ormas mendatangi Polres Melawi untuk melayangkan laporan resmi, pada Kamis (23/7/2026).

Massa mendesak kepolisian memproses laporan tersebut sesuai hukum yang berlaku, sekaligus mendorong penyelesaian melalui mekanisme hukum adat setempat.

Khairul Atma menegaskan, pihaknya siap mengawal proses hukum ini hingga tuntas dan meminta semua pihak saling menghormati.

"Kami tak ingin memperkeruh keadaan. Tetapi, kami juga tidak akan membiarkan persoalan ini dipahami secara sepihak. Kalau ada aksi, tentu ada reaksi," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Syamsul Jahidin belum memberikan tanggapan resmi. Insidepontianak.com sudah berupaya mengonfirmasi melalui direct message (DM) Instagram-nya, namun belum mendapat jawaban.***


Penulis : Redaksi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar