Bupati Ketapang Bersamai Petugas dan Relawan Padamkan Karhutla di Pelang

4 September 2026 14:22 WIB
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo makan bersama para petugas di sela-sela kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Pelan. (Istimewa)

KETAPANG, insidepontianak.com – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, turun langsung membersamai para petugas dan relawan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pelang, Kamis (3/9/2026).

Kehadiran Bupati bukan sekadar datang menyemangati dan meninjau penanggulangan di lapangan, melainkan bentuk nyata hadirnya pemerintah di tengah krisis.

“Saya ingin menunjukkan pemerintah tidak hanya memberikan instruksi. Dalam kondisi darurat seperti ini, kita harus hadir bersama masyarakat dan petugas di lapangan,” tegas Alexander.

Ia mengapresiasi dedikasi seluruh petugas dan relawan yang tak kenal lelah menjalankan tugas kemanusiaan di tengah kepungan asap.

“Mereka bekerja dari pagi, berhadapan dengan panas dan asap pekat dalam kondisi yang tidak mudah. Ini dedikasi yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Melihat perjuangan tersebut, Alexander pun ikut memegang selang dan menyemprotkan air ke titik api sebagai bentuk solidaritas serta komitmen nyata pemerintah daerah.

“Saya di lapangan bersama petugas berjibaku langsung memadamkan karhutla,” lanjutnya.

Di sela-sela aksi pemadaman, Bupati juga ikut makan siang bersama para petugas. Mereka berbaur dan saling menghibur melepas lelah.

“Kami makan Nasi Padang bersama-sama,” tuturnya tersenyum.

Bagi Alexander, momen sederhana tersebut merupakan bentuk penghargaan dan rasa kebersamaan terhadap para pejuang garis depan penanganan karhutla.

“Itu spontan saja,” ujarnya.

Baginya, petugas yang berada di garis depan ini harus dihargai setinggi-tingginya. Mereka mempertaruhkan tenaga, kesehatan, bahkan keselamatan demi masyarakat luas.

Ia pun menegaskan, penanganan karhutla yang kian meluas tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja, melainkan butuh sinergi dari seluruh elemen.

“Yang paling penting sekarang bukan soal siapa yang terlihat, melainkan bagaimana api bisa cepat kita kendalikan dan masyarakat terlindungi,” katanya.

Alexander memastikan akan terus memantau dan turun langsung ke titik-titik rawan karhutla di Ketapang.

“Saya tidak ingin hanya menjadi bupati yang menerima laporan di balik meja. Kalau petugas dan relawan turun ke lapangan, saya juga harus hadir di tengah-tengah mereka,” pungkasnya.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar